Selamat datang di Kumpulan Artikel Kesehatan

Hati-Hati Memilih Bra

Selasa0 komentar

woman_bra
Bra atau BH (Breast Holder) pernah dituduh sebagai penyebab kanker payudara, tetapi kemudian para ahli mengoreksi dan menyatakan bra bukan termasuk faktor resiko kanker. Tak berhenti di situ, ternyata bra juga bisa menyebabkan keluhan seperti nyeri leher, nyeri bahu, nyeri punggung, sesak nafas, bahkan gangguan pencernaan. Ini terjadi bila kita mengenakan bra yang terlalu kencang sehingga tali bra terlalu ketat mengikat bahu, lingkar dada, tulang iga, serta punggung.
Diperkirakan 7 dari 10 perempuan di Indonesia, tak menyadari pentingnya dukuan bra yang pas bagi payudara, agar terpelihara sehat. Sebuah studi di Amerika juga menemukan sekitar 70 persen perempuan mengenakan bra secara tidak tepat. Yang sering ditemui, bra terlalu kencang atau kekecilan.
Memang tak sedikit perempuan yang sengaja menggunakan bra secara ketat, berkawat pula, supaya payudara tampak lebih bulat penuh. Sekilas mungkin kelihatan memikat, tetapi hal itu akan melahirkan siksaan bagi pemakainya.
Alih-alih cantik dan seksi, si pemakai malah akan diganggu oleh nyeri di leher, bahu, atau lainnya. Kalau sudah begitu, postur tubuh pun terpengaruh. Mana mungkin si pemakai bisa duduk, berdiri, berjalan dengan anggun. Yang ada hanya sebentar-sebentar megeluh atau meringis kesakitan menahan nyeri.
Studi yang dilakukan The British School of Osteopathy menemukan bahwa pemakaian bra yang tidak tepat akan membebani tulang dan otot, sehingga menimbulkan gangguan pernafasan. Ini terjadi akibat bra terlalu kencang, apalagi jika berkawat, akan memberikan tekanan berlebihan pada area iga (dada) sehingga menekan diafragma.
Bra khusus untuk olahraga juga bisa menyebabkan sulit bernafas jika dipakai sepanjang hari. Sports bra dirancang khusus untuk menyangga payudara selama olahraga, yang umum lebih kencang ketimbang bra konvensional. Mengenakan bra jenis ini saat berlatih akan mengurangi guncangan pada payudara sekitar 78 persen, sehingga payudara tidak cepat kendur. Namun sebaiknya tidak digunakan untuk sehari-hari.
Bra yang mengedepankan sisi fashion juga biasanya dibuat kencang sehingga lebih menekan dada. Tekanan ini akan mempengaruhi pencernaan. Kalau dibiarkan berkepanjangan, menurut The British School of Osteopathy, hal ini bisa mengundang keluhan sembelit dan sindroma iritabilitas usus besar atau IBS.
Bra yang kelewat kencang bisa menyebabkan luka atau lecet pada kulit, bisa juga muncul benjolan limfoma. Ini karena pengait pada tali bra berisiko menusuk kulit. Selain itu, terus menerus meggunakan bra yang terlalu kencang dapat mengganggu sirkulasi, apalagi jika tali yang melingkari dada terlalu ketat. Payudara yang tertekan akan menekan sirkulasi, sehingga bisa merusak jaringan payudara.
Bagaimana dengan pemilik payudara besar? Payudara yang berukuran besar memang perlu dukungan lebih sehingga bisa membuat otot-otot bekerja keras. Masalah yang kerap terjadi akibat payudara besar ada pada otot-otot pektoral di dada. Jika masalahnya cukup parah, persarafan yang berkaitan dengan lengan akan tertekan, sehiga si perempuan bisa merasa sensasi seperti ditusuk jarum. Nyeri punggung, tegang otot, dan sakit kepala juga kerap dialami perempuan dengan payudara berukuran besar.
Otot-otot trapezius yang menghubungkan leher dan bahu pun akan terpengaruh. Jika bra tidak pas dan nyaman di badan, misalnya karena tali menekan kuat di bahu karena menopang beratnya payudara, otot-otot ini akan tertekan dan kaku. Akibatnya bahu, leher, dan punggung terasa nyeri.
Selain itu, bra dapat menyebabkan nyeri payudara, iritasi kulit, tidak nyaman bila berkontak dengan kawat penyangga. Beberapa perempuan alergi terhadap logam dan bisa mengalami ruam jika mengenakan bra berkawat. SOURCE
Share this article :

Posting Komentar

Kesehatan Umum

Info Sehat

Kesehatan Anak

Tips Kehidupan Sehari Hari

Serba serbi Kuliner

 
Bisnis Online : Produk Pasutri | Formula Bisnis | Solusi Perkasa | Jus Manggis | Pusat Promosi
Copyright © 2011. Artikel Kesehatan - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Modify by CaraGampang.Com
Proudly powered by Blogger