Masa kehamilan memang harus dinikmati, mengingat di masa-masa ini Anda akan mengalami naik-turunnya emosi, nikmatnya menjadi seorang perempuan, keajaiban dari Tuhan, dan momen-momen berkesan yang akan selalu Anda dan pasangan kenang. Kehamilan menjadi berita bahagia baik untuk Anda, pasangan, keluarga juga teman-teman dan tidak lupa membawa perubahan baik pada fisik juga psikologis Anda, ahkan suami.
Sebuah fakta mengejutkan muncul setelah PT. Sari Husada merilis, hampir 80% ibu hamil merasakan kecewa, menolak, gelisah, depresi, dan murung dengan kehamilannya. Emosi ini berdampak buruk, baik untuk sang ibu ataupun janinnya. Penelitian lainnya yang dilakukan oleh Thomas O'Connor di Institute of Psychiatry, London menyebutkan, dari 7.000 ibu yang stres saat hamil, 15% anak yang dilahirkan cenderung menjadi anak hiperaktif.
Perempuan tidak dapat menikmati masa kehamilankarena berbagai faktor, mulai fisik yang membuat badan semakin besar, masalah eksternal lain yang membuat stres, sampai faktor hormonal. Hal itulah yang diungkapkan Psikolog Dr. Rose Mini, MPsi.
Ketakutan dan stres dalam kehamilan ini dapat diatasi dengan sebelumnya mempelajari mengenai kehamilan. Berikut ini beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk dapat menikmati masa kehamilan :
Mencari referensi mengenai kehamilan
Anda dapat menemukan buku-buku referensi seputar kehamilan di toko-toko buku. Tidak semua yang orang-orang katakan mengenai kehamilan itu benar, oleh karena itu dibutuhkan sumber terpercaya (selain dokter tentunya) mengenai kehamilan. Buku dapat menjadi sumber referensi kehamilan yang baik, selain dari keluarga atau teman yang pernah menjalani masa kehamilan.
Konsultasi pada ahlinya
Gunakan kesempatan untuk bertanya mengenai hal apapun seputar kehamilan saat Anda memeriksakan diri ke dokter kandungan. Anda berhak untuk bersikap kritis pada dokter dan menanyakan detail untuk mendapat penjelasan yang utuh dan tentunya memuaskan Anda. Selain mendapatkan informasi terpercaya dari dokter kandungan, Anda juga dapat "mencuri ilmu" dari seminar mengenai kehamilan yang dihadiri para pakar. Jangan lupa untuk mencatat semua informasinya dan membawa serta sang suami.
Komunikasi baik dengan suami
Di masa kehamilan kondisi sang ibu akan mengalami banyak perubahan, baik fisik dan psikologis. Untuk itu dibutuhkan komunikasi yang baik antara istri dan suami. Jangan sampai suami salah paham akibat mood Anda yang naik-turun. Ajaklah suami untuk terlibat dalam setiap kegiatan yang berhubungan dengan kehamilan, misalnya senam hamil dan saat memeriksakan kandungan. Dan jangan lupa untuk membahas mengenai kehidupan seks dimasa kehamilan.
Membangun hubungan dengan janin
Menikmati masa kehamilan bisa dengan cara membangun hubungan dengan sang janin. Dapat dengan cara mengajak ngobrol, mendengarkan janin melalui musik klasik, ataupun cara Anda sendiri untuk menciptakan hubungan emosional dengan sang janin.
Menerima keadaan, apa adanya
Rasa takut dan stres akan semakin meningkat saat kehamilan memasuki trimester ketiga. Kekhawatiran muncul mengenai bagaimana fisik bayi saat lahir dan ketakutan akan proses persalinan. Anda dapat menghentikan kekhawatiran ini dengan mempersiapkan kehamilan dengan lebih matang dan melakukan hal positif lainnya yang mampu membangun energi baik bagi ibu dan bayi. Belajarlah untuk menerima keadaan apa adanya dan ikhlas. Jangan pernah menyalahkan diri sendiri.
Konsultasi dengan psikolog
Jika Anda sudah merasa sangat terganggu dengan berbagai gangguan emosional selama kehamilan, tidak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan psikolog. Jangan takut untuk meminta bantuan psikolog untuk membantu mengatasi stres pada masa kehamilan.
Masa kehamilan sudah seharusnya dinikmati, karena akan banyak momen yang indah dan tidak terlupakan untuk Anda, pasangan, dan lingkungan sekitar Anda. SOURCE


Posting Komentar